Warning: DOMDocument::loadXML() [domdocument.loadxml]: Start tag expected, '<' not found in Entity, line: 1 in /home/jalandakwah/public_html/wp-content/plugins/premium-seo-pack/modules/title_meta_format/init.social.php on line 481
Senin , Oktober 23 2017
Beranda » Kajian » Gaya Hidup Muslim » Keutamaan Shalat Tepat Waktu
Muslim man prays in mosque

Keutamaan Shalat Tepat Waktu

#Keutamaan Shalat Tepat Waktu#

Pelajaran Hadist Hari Ini

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam Bersabda,

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُود رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: ” سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ؟ قَالَ: الصَّلَاةُ عَلَى وَقْتِهَا، قَالَ: ثُمَّ أَيٌّ؟ قَالَ: ثُمَّ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ، قَالَ: ثُمَّ أَيٌّ؟ قَالَ: الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

Artinya : Dari ‘Abdullah bin Mas’uud radliyallaahu ‘anhu, ia berkata : Aku pernah bertanya kepada Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam tentang amal apakah yg paling dicintai oleh Allah. Beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab : “Shalat pada waktunya”. Ibnu Mas’uud berkata : lalu apa ? Beliau menjawab : Berbuat baik kepada kedua orang tua. Ibnu Mas’uud berkata : lalu apa ? Beliau menjawab : Jihad di jalan Allah. (HR.Bukhari No.527).

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Saudaraku seiman, Segala puji hanyalah milik Allah Subhana wa ta’ala. Shalawat & salam senantiasa tercurahkan kpd Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallan, para keluarganya, sahabat2 nya & ummatnya yg istiqomah diatas sunnahnya hingga hari kiamat. Tausiyah group WA & BBM pagi ini akan membahas tentang keutamaan shalat fardhu tepat pd waktunya & berjama’ah.

Shalat fardhu 5 kali sehari semalam tlh disyari’atkan oleh Allah SWT menjadi kewajiban bagi setiap mukmin. Shalat fardhu yg dikerjakan dgn niat ikhlas semata2 mengharap ridha Allah SWT & dikerjakan sesuai dgn teladan Rasulullah SAW lalu ditunaikan tepat pd waktunya maka akan dpt menghantarkan dirinya dicintai oleh Allah SWT.

Seorang hamba yg mendirikan shalat fardhu tepat pd waktunya & berjama’ah baik dimesjid maupun dimushalla pertanda dirinya adl seorang hamba yg sadar akan panggilan azan dari Allah SWT.

Seorang hamba yg mampu memenuhi seruan azan dgn meninggalkan segala bentuk aktivitas keduniaan pertanda didlm hatinya tertanam kecintaan kpd Allah SWT melebihi kecintaanya thp kenikmatan dunia yg fana.

Terkadang cukup naif bila kita mau merenungkan diri yaitu ketika kita dpt segera memenuhi panggilan pimpinan/atasan dgn segera tp mengabaikan panggilan azan utk ruku’ & sujud kpd Allah SWT.

Pimpinan kita adl makhluk sementara Allah SWT adl Al-khaliq/pencipta atas seluruh makhluk & semesta alam tp pimpinan lbh kita utamakan dari pd Allah SWT. Memang pimpinan kita yg memberi upah & gaji atas pekerjaan kita tp sadarkah kita bhw Allah SWT yg memberi kita kehidupan termasuk pimpinan kita bahkan termasuk yg menjamin rezqi gaji kita.

Khalifah Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu berkata; Barang siapa selalu mengerjakan shalat 5 waktu tepat pd waktu utamanya, maka Allah akan memuliakannya dgn 9 macam kemuliaan, yaitu :

1. Dicintai Allah

2. Badannya selalu sehat

3. Keberadaannya selalu dijaga malaikat

4. Rumahnya diberkahi

5. Wajahnya menampakkan jati diri orang shalih

6. Hatinya dilunakkan oleh Allah

7. Dia akan menyeberang Shirath (jembatan di atas neraka) seperti kilat

8. Dia akan diselamatkan Allah dari api neraka

9. Allah Akan menempatkannya di surga kelak bertetangga dgn orang2 yg tdk ada rasa takut bagi mereka & tdk pula bersedih hati.

Seorang hamba yg senantiasa shalat tepat pd waktunya & berjama’ah maka ia akan terbebas dari penyakit hati munafiq & dijaga dari azab api neraka. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

عن أنس بن مالك ـ رضي الله عنه ـ قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: مَنْ صَلَّى لِلَّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا فِي جَمَاعَةٍ يُدْرِكُ التَّكْبِيرَةَ الْأُولَى كُتِبَتْ لَهُ بَرَاءَتَانِ بَرَاءَةٌ مِنْ النَّارِ وَبَرَاءَةٌ مِنْ النِّفَاقِ

Artinya : Dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, ia mengatakan, Rasulullah SAW : “Barangsiapa yg shalat karena Allah selama 40 hari secara berjama’ah dengan mendapatkan Takbir pertama (takbiratul ihramnya imam), maka ditulis untuknya dua kebebasan, yaitu kebebasan dari api neraka & kebebasan dari sifat kemunafikan.”(HR.Tirmidzi, dihasankan oleh Syaikh Al-Albani di kitab Shahih Al-Jami’ II/1089).

Belum terlambat bagi kita utk memperbaiki kualitas ibadah shalat fardhu & shalat2 sunat nafilah lainnya utk didirikan dgn benar agar diterima & dicintai oleh Allah SWT yaitu dikerjakan dgn ikhlas, dikerjakan mengikuti tuntunan Rasulullah SAW & dikerjakan dgn tepat pd waktunya secara berjama’ah.

Semoga Allah ta’ala senantiasa memberikan kita cahaya petunjuk agar bisa tetap istiqmah beribadah kpd-Nya hingga ajal kematian tiba. Aamiin ya Allah..

Wallahu a’lam

By : Tommy Abdillah

Tentang Tommy Abdillah

Aktivis da'wah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Persatuan Mubaligh Batam (PMB), Admin Tausiyah Group Blackberry messanger (BBM), Admin Tausiyah Group Whatsapp, Penulis buku Tausiyah Group BBM : kumpulan tausiyah islam kaffah dari akar hingga daun.