Rabu , Agustus 12 2020

Sihir Dosa Besar Yang Membinasakan

Sihir Dosa Besar Membinasakan Pelakunya

Oleh : Ustadz Tommy Abdillah

(Praktisi Ruqyah Syar’iyyah As-syifa’ Kota Medan)

Manusia saat ini hidup di era modern serba canggih disebut era digital. Dunia seolah dalam genggaman tangan melalui perkembangan teknologi informasi banyak urusan manusia dipermudah. Meskipun modern dan canggih dunia mistik dan sihir masih digandrungi.

Disaat iman lagi down dan problem kehidupan begitu kompleks maka berimplikasi mengidap penyakit hati yang kronis berupa hasad, iri, dengki, benci dan dendam. Lawan politik dijatuhkan, kompetitor bisnis dimatikan, rumah tangga harmonis teman dihancurkan, cinta dan lamaran ditolak dukun pun langsung bertindak. Hal demikian ia lakukan dengan jalan short cut sihir atau santet.

Makna Sihir

Ibnu Manzur berkata : Sihir dalam bahasa Arab tersusun dari huruf :
س، خ، ر

(Siin, kha dan ra) yang secara bahasa bermakna segala sesuatu yang sebabnya nampak samar.
Secara istilah seakan-akan tukang sihir memperlihatkan kebathilan dalam wujud kebenaran dan menggambarkan sesuatu tidak seperti hakikat yang sebenarnya. Dengan demikian, dia telah menyihir sesuatu dari hakikat yang sebenarnya atau memalingkannya.
( Kitab Lisaanul Arab IV, hal 290).

Jenis-Jenis Sihir

  1. Sihir Maridh (penyakit)

Sihir jenis ini bisa mendatangkan berbagai gangguan dan penyakit pada tubuh seseorang seperti lumpuh, buta, bisu, perut membesar, keluar paku dan jarum dari tubuh, luka yang tidak kunjung sembuh.

  1. Sihir Khumul (Stress)

Sihir ini dilakukan oleh seorang tukang sihir dengan mengirimkan jin kepada korbanya dan memerintahkanya untuk menguasai akal pikiranya sehingga si korban akan menyendiri dan menjauh dari orang banyak.

  1. Sihir Hawatif (Mimpi atau suara tanpa rupa)

Seorang tukang sihir biasanya mengirimkan jin dan memberikan tugas untuk mengganggu orang tersebut ketika sedang tidur atau dalam kondisi terjaga. Bisa juga dengan bentuk binatang-binatang buas seperti ular berbisa.

  1. Sihir Junun (Gila)

Sihir itu dimasukan oleh tukang sihir kedalam tubuh korban dan menguasai otaknya hingga ia menekan sel-sel otak yang berfungsi untuk berfikir dan mengingat atau memalingkan fikiran orang tersebut.

  1. Sihir mahabbah (Pelet)

Sihir mahabbah atau pemikat biasanya dilakukan oleh seseorang untuk memikat lawan jenis , ada juga yang dilakukan seorang istri agar disayang oleh suaminya.

  1. Sihir tafriq (pemisah)

Sihir ini bertujuan memisahkan seorang istri dari suaminya, anak dengan orang tuanya, seorang yang bersahabat baik sampai berpisah.

Cara Mengatasi Gangguan Sihir

Jika ada yang mengalami ciri ciri dari gangguan sihir seperti yang disebutkan diatas segera obati dan atasi gangguan sihir tersebut, jangan dibiarkan berlarut larut. Jika dibiarkan dalam waktu yang lama akan semakin sulit penyembuhannya. Jangan sekali kali berobat dengan meminta bantuan dukun, paranormal atau orang pintar, karena umumnya mereka mengobati dengan meminta bantuan jin pula.

Bila hal demikian dilakukan maka ia telah melakukan kesyirikan, sedangkan syirik adalah dosa yang paling besar yang tidak akan diampuni oleh Allah kecuali ia bertaubat. Allah SWT berfirman,

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذلِكَ لِمَنْ يَشاءُ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرى إِثْماً عَظِيماً (48)

Artinya : “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.”(QS. An-nisaa’:48).

Rasulullah SAW bersabda,

مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَيْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلَاةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً

Artinya : “Barangsiapa mendatangi ‘arrâf lalu bertanya kepadanya tentang sesuatu, tidak akan diterima darinya shalat 40 hari.”(HR. Muslim, no.2.230).

Berobat pada dukun yang meminta bantuan dan jasa bangsa jin hanya memberi kesembuhan semu bahkan jika jin yang disuruh dukun itu kalah akan berbalik memihak penyihir dan nmenambah parah penyakit yang diderita. Berobat pada dukun ibarat membersihkan lantai yang kotor menggunakan sapu yang kotor pula, bukannya membersihkan lantai bahkan menambah kotor lantai tersebut.

Solusi

Mintalah bantuan pada perukyah yang syar’i. Perukyah yang syar’i biasanya tidak menetapkan tarif dan persyaratan yang berbelit belit. Mereka umumnya hanya membacakan ayat ayat Al-Qur’an dan menggunakan alat bantu seperti air putih yang sudah dirukyah, madu, daun bidara , daun kelor dan lain sebagainya.

Hati hati dengan dukun yang mengaku sebagai perukyah. Ciri ciri dukun biasanya meminta berbagai syarat seperti nama ibu, hari dan tanggal lahir, foto, pakaian atau benda bekas pakai, potongan rambut atau kuku, ayam cemani, kurban kambing atau sapi, kembang dan peralatan lainnya.

Penutup

Tak kalah penting upaya melindungi diri dari sihir : perbaiki dan luruskan aqidah dengan menjauhkan kesyirikan, kerjakan shalat fardhu dan shalat-shalat sunat dengan khusyu’, amalkan zikir pagi dan petang dan perbanyak membaca Al-quran serta amalkan ruqyah mandiri sebelum tidur.

Wallahu a’lam

Tentang Tommy Abdillah

Founder Majelis Ilmu Ulin Nuha, Founder Rumah Tahfidz Al-Quran Ulin Nuha Medan, Praktisi Ruqyah Syar'iyyah As-syifa' Medan, Admin Taushiyah Group Whatsapp, Penulis buku Taushiyah Group BBM, Taushiyah Senja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *