Tuesday , May 26 2026

Solidaritas Muslim Rohingya

Pelajaran Ayat Al-Qur’an Hari Ini :

Sesunguhnya Orang-orang beriman itu bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah supaya kamu mendapat rahmat.”(QS.Al-Hujuraat 10).

Note : Assalamu’alaikum wr.wb. Saudaraku seiman, Sepekan terakhir ramai diberitakan dan dibincangkan oleh media dan nitizen media sosial tentang kondisi saudara – saudara kita seiman yakni muslim rohingya yang tertindas. Ribuan jiwa terkatung – katung ditengah lautan dengan kapal kayu untuk mencari suaka politik ke sejumlah negara.Tragedi  pembantaian etnis Rohingya yang mayoritas muslim dilakukan oleh para ekstrimis Budha Myanmar terjadi sejak Mei 2012 yang menelan korban ribuan jiwa. Mereka tidak memiliki hak hidup di Myanmar karena dianggap bukan bagian dari etnis Myanmar. Menurut  Bpk Heru Susetyo dari Pusat Informasi dan Advokasi Rohingya-Arakan (PIARA) menjelaskan tentang  sejarah muslim Rohingya sebagai etnis mereka sudah hidup di sana sejak abad 7 Masehi. Tapi sebagai Muslim dengan nama kerajaan Arakan, mereka sudah mulai ada sejak thn 1430 sampai 1784 Masehi. Jadi sekitar 3,5 abad mereka dalam kekuasaan kerajaan Muslim hingga mereka diserang oleh Kerajaan Burma dan dianeksasi oleh Inggris. Setelah itu mereka dibawa menjadi bagian dari British India yang bermarkas di india. Meski India saat itu juga belum merdeka.Kemudian berjalan bertahun – tahun lamanya sampai tahun 1940-an. Ketika Burma merdeka thn 1948, ada 137 etnis yang ada di Burma. Sejak itupun, Myanmar tidak mengakui keberadaan mereka sebagai etnis yang ada di tanah Burma. Pada hal ketika merdeka, Burma memasukkan negara bagian Arakan sebagai bagian dari Burma, namun setelah itu orang Rohingya atau Muslim Arakan tidak diakui sebagai etnis yang eksis di sana.

Islam telah mensyari’atkan bahwa sesama mukmin adalah bersaudara. Persaudaraan sesama mukmin tanpa batasan etnis dan bangsa. Pada surat Al-hujurat ayat 10 diatas digunakan kata ikhwah dari pada kata ikhwan yang merupakan jamak dari kata akhun/saudara. Kata ikhwah dan ikhwan dalam pemakaiannya bisa saling menggantikan. Namun pada umumnya kata ikhwah dipakai untuk menunjuk saudara senasab, sedangkan ikhwan untuk menunjuk kawan atau sahabat (Imam Ar-razi, kitab mukhtar ash-sihah hal 29). Dengan memakai kata ikhwah, ayat ini hendak menyatakan bahwa ukhuwah kaum Muslim itu lebih kuat dari pada persahabatan atau perkawanan biasa. Sebagai wujud solidaritas ukhwah islamiyah dengan saudara – saudara kita muslim Rohingya kita wajib membantu dan menolong mereka dengan klasifikasi :

  1. Dalam jangka pendek :
  2. Memberikan bantuan dan pertolongan untuk meringankan beban hidup mereka baik berupa makanan, pakaian dan obat – obatan yang telah dikumpulkan oleh ormas – ormas Islam. Rasulullah SAW bersabda, Tidaklah seseorang dari kalian sempurna imannya hingga ia mencintai untuk saudaranya sebagaimana ia cintai untuk dirinya.(HR.Bukhari).
  3. Menerima mereka hidup ditengah – tengah kaum muslimin. Sikap pemerintah Indonesia telah menerima sebagian muslim Rohingya di Aceh karena faktor kemanusiaan selama setahun. Seharusnya bukan hanya faktor kemanusiaan tapi yang paling utama adalah faktor keimanan dan menerima mereka menjadi bagaian dari masyarakat Indonesia.
  4. Dalam jangka panjang.
    Kaum muslimin banyak yang tertindas, terdzalimi dan dijajah karena tidak ada yang menjaga dan melindungi darah dan kehormatan mereka yaitu Amirul mukminin atau seorang khalifah. Rasulullah SAW bersabda, Sesesungguhnya Imam/Khalifah itu laksana perisai, tempat orang – orang berperang di belakangnya dan berlindung  kepadanya. (HR Muslim).

Semoga Allah SWT segera memberikan pertolongan kpada kaum muslimin untuk menegakkan Khilafah sesuai dengan manhaj kenabian yang akan membela dan melindungi kaum muslimin diseluruh dari kedzaliman dan penjajahan orang – orang kafir. Aamiin ya allah..

Wallahu a’lam

By : Tommy Abdillah

Tentang Tim Jalan Dakwah