Pelajaran Ayat Al-Qur’an Hari Ini :”Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki. Atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki, Dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia maha mengetahui lagi maha kuasa.” (QS.Asy-syuura:49-50)
Note : Assalamu’alaikum Wr.wb. Saudaraku seiman, Secara alamiah setiap pasangan hidup yang telah menikah yaitu suami dan isteri mengharapkan kehadiran buah hati yaitu anak. Anak adalah penerus nasab orang tuanya, anak adalah penerus cita – cita dan perjuangan kedua orang tuanya, anak juga adalah harta dan perhiasan dunia yang tak ternilai harganya. Demi untuk memiliki anak orang bisa berbuat dan berkorban apa saja. Namun banyak pasangan suami dan isteri yang telah lama menikah tapi belum juga dikaruniahi Allah anak. Seseorang dapat hamil atau tidak adalah atas kehendak dari Allah ta’ala, seseorang mendapatkan anak laki – laki ataukah perempuan juga atas kehendak Allah ta’ala. Manusia tidak dapat intervensi atau berperan didalam menentukan penciptaan anak krn itu adalah bagian dari kekuasaan Allah ta’ala.
Imam Ibnu Katsir rahimahullahu menafsirkan ayat diatas :
Allah memberitakan bahwa Dia adalah Pencipta, pemilik dan pengatur langit dan bumi, serta seisinya. Apa saja yang dikehendaki-Nya, pasti terjadi dan apa yang tidak dikehendakinya pasti tidak terjadi. Dia memberi kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan mencegah siapa yang dikehendakinya. Tidak ada yang mampu mencegah apa yang diberikan-Nya dan tidak ada yang mampu memberikan apa yang dicegah-Nya, Dan Dia menciptakan apa saja yang dikehendaki-Nya. yahabu limay yasyaa-u inaatsaa (Dia memberikan anak – anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki.) yaitu, Dia dapat memberikan kepadanya rizqi anak perempuan saja. Al-Baghawi berkata: Di antara mereka adalah Luth.
Wa yahabu limay yasyaa-udz dzukuur (Dan memberikan anak – anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki.) yaitu Dia dapat memberikan kepadanya rizqi anak laki – laki saja. Al-Baghawi berkata: Seperti Ibrahim al-Khalil yang tidak mempunyai anak perempuan.
Aw yuzawwijuhum dzukraanaw wa inaatsaa (Atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki – laki dan perempuan kepada siapa yang dikehendaki-Nya) artinya dan Dia memberikan pasangan suami istri yang dikehendaki-Nya anak laki – laki dan anak perempuan. Al-Baghawi berkata: Yakni seperti Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Wa yaj’alu may yasyaa-u ‘aqiimaa (Dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia dikehendakinya.) yaitu tidak melahirkan anak. Al-Baghawi berkata: Yakni, seperti Yahya dan ‘Isa sehingga Dia menjadikan manusia menjadi 4 golongan;
1. Ada yang diberikan anak – anak perempuan saja.
2. Ada yang diberikan anak – anak lelaki saja, 3. Ada yang diberikan kedua-duanya dan 4. Ada juga yang sama sekali tidak diberikan dengan dijadikan-Nya mandul, tidak mempunyai keturunan dan anak.
Bagi saudara – saudaraku ku sekalian siapapun yang belum juga diberi amanah anak oleh Allah maka bersabarlah, jadikan Nabi Zakaria AS sbg teladan. Nabi Zakaria AS tidak memiliki anak hingga masa hari tuanya. Jangan putus asa, lakukan ikhtiar secara maksimal. Yakin dan percaya bahwa Allah ta’ala maha berkehendak atas segala sesuatu. Jugan sekali – kali didalam menjalani cobaan hidup menyekutukan Allah dengan melakukan kesyirikan. Dengan banyak bertawakkal kepada Allah ta’ala dan beramal soleh diiringi dengan ikhtiar yang maximal in syaa Allah dalam waktu dekat Allah ta’ala akan mengabulkan doa antum sekalian.
Wallahu a’lam
By : Tommy Abdillah
Mari bergabung dengan Tausiyah WA dan BBM. Invite : +6281364 815366/ PIN 51D6D2F2.
Jalan Dakwah Belajar Islam Bersama