Pelajaran Ayat Al-quran hari Ini : “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar”(Qs.Al-Qadar:1-5)
Note: Assalamu’alaikum wr.wb. Saudaraku seiman, Tanpa terasa saat ini kita telah memasuki 10 malam terakhir dibulan Ramadhan. Seiring dengan menjelang berakhirnya puasa Ramadhan kaum muslimin mulai disibukkan dengan persiapan – persiapan menyambut lebaran, pasar dan mall semakin ramai pengunjung serta terminal dan airport dipadati para pemudik untuk pulang kampung. Kondisi sebaliknya pada diri Rasulullah SAW dalam memasuki 10 Ramadhan terakhir disibukkan dengan aktivitas ibadah dengan beri’tikaf di Mesjid untuk meraih kemuliaan malam lailatul qodar. Diriwayatkan Dari Ibnu Umar r.a ia berkata : Rasulullah SAW selalu beri‘tikaf pada sepuluh hari yang penghabisan di bulan Ramadhan.” (HR.Bukhari-Muslim).
Allah SWT menurunkan Al-Qur’an pada malam lailatul qadar/malam yang agung, yaitu malam yang diberkahi. Itulah malam yang nilai ibadah pada saat itu lebih utama dari ibadah selama 1000 bulan atau setara dengan ibadah selama 83 tahun 4 bulan. Itulah malam yang penuh dengan kebaikan dan keberkahan. Karena besarnya kemuliaan dan keutamaan ibadah di dalamnya, Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk mencari dan meraih lailatul qodar. Malam lailatul qadar tidak seperti malam – malam selainnya. Pahala amal soleh di dalamnya sangat besar oleh karena itu sewajarnya seorang mukmin menghidupkan malam tersebut dengan bersungguh – sungguh melakukan ibadah dan ketaatan kepada Allah secara maksimal. Meraih malam lailatul qodar dengan jalan beri’tikaf di Mesjid dengan banyak melakukan ibadah kepada Allah SWT mulai mengerjakan sholat – sholat fardhu ditambah dengan sholat – sholat sunat nafilah, tadarus Al-qur’an, berzikir, berinfaq sodaqoh atau majelis ilmu.
Potensi terjadinya lailatul qodar di malam – malam ganjil itu lebih besar dari pada malam – malam genap, sebagaimana hadits Nabi SAW, “Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari 10 malam yang terakhir di bulan Ramadhan.” (Hr.Bukhari). Jika seorang mukmin mencari lailatul Qadar carilah pada malam ganjil 10 hari terakhir yaitu malam ke : 21, 23, 25, 27 dan 29. Kalau lemah dan tidak mampu mencari pada 10 hari terakhir, maka carilah pada malam ganjil 7 hari terakhir yaitu 25, 27 dan 29. Setiap mukmin berpotensi untuk meraih keutamaan malam lailatul qodar selama kita bersungguh – sungguh untuk meraihnya. Mari tetap semangat untuk meningkatkan amal ibadah kita pada 10 malam terakhir ramadhan tahun ini, semoga kita termasuk hamba – hamba Allah yang meraih malam lailatul qadar. Aamiin ya Allah..
Wallahu a’lam
By : Tommy Abdillah
Jalan Dakwah Belajar Islam Bersama