Rabu , Mei 6 2026

Menggapai Shalat Khusyu’

Pelajaran Ayat Al-Qur’an Hari Ini :

Sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman. Yaitu orang-orang yang khusyu’ dalam sholatnya. Dan orang- orang yang menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tidak berguna(QS.Al-mu’minun:1-3).

Note : Assalamu’alaikum Wr.Wb. Saudaraku seiman, Didalam Islam ibadah shalat fardhu yang 5 waktu adalah perkara ibadah pokok yang paling utama. Shalat fardhu menjadi pembeda dan pembatas antara orang – orang yang beriman dan orang – orang yang kafir. Shalat fardhu adalah tiang agama Islam, barang siapa yang mendirikan shalat berarti ia mendirikan agama dan barang siapa yang meninggalkan shalat berarti ia meruntuhkan agama. Ibadah shalat fardhu adalah amalan ibadah yang pertama sekali dihisab dihari kiamat kelak dan ibadah shalat fardhu juga menjadi parameter baik dan tidaknya amalan ibadah seseorang bila shalatnya baik maka baiklah seluruh amalan yang lainnya. Meninggalkan shalat fardhu termasuk dalam golongan dosa – dosa besar yang membinasakan.(Imam Adz-dzahabi, Kitab Al-kaba’ir hal 49).

Banyak orang – orang mukmin yang shalat tapi shalatnya hampa tanpa makna, tak lebih hanya sebatas melepaskan kewajiban. Hal ini tercermin dari amal perbuatan kesehariannya yang tidak merefleksikan sebagai orang – orang mukmin. Shalatnya rajin tapi perbuatan dosa dan maksiatnya juga rajin. Berarti shalat yang ia kerjakan tidak mempengaruhi pola fikir dan pola sikapnya sebagai seorang mukmin.

Sungguh beruntung dan bahagialah orang – orang yang beriman itu yaitu mereka yang memiliki khusyu’ didalam shalatnya. Imam Qurthubi berkata, khusyu’ adalah suasana didalam jiwa yang tertampakan pada anggota tubuhnya berupa ketenangan dan ketundukan. Lawan dari khusyu’ adalah terburu – buru dan tidak thuma’ninah.

Kiat menggapai shalat khusyu’:

  1. Menanamkan niat ikhlas didalam hati semata – mata karena Allah SWT.
  2. Tidak menghadirkan didalam hatinya kecuali segala sesuatu yang ada didalam shalat.
  3. Menundukkan anggota tubuhnya dengan tidak memainkan sesuatu dari anggota tubuhnya karena penampilan lahiriyah menampakan kekhusyu’an bathinnya.
  4. Hendaklah merasakan didalam jiwanya bahwa dirinya tengah berada dihadapan raja semesta alam yakni Allah SWT.
  5. Mentadabburi atau memahami bacaan shalatnya sehingga mengerti dan memahami apa yang ia baca serta sadar setiap gerakkan shalat yang ia kerjakan. (Kitab Al-mausu’ah al-fiqhiyah juz II hal 6643).

Shalat khusyu’ dapat kita gapai dengan mengawali tata cara berwudhu dan shalat yang benar yakni yang sesuai dengan tuntunan dari Rasulullah SAW. Shalat yang khusyu’ akan menjadikan seseorang merasa dekat dengan Allah SWT, hatinya tenteram dan damai bahkan dirinya dijauhkan dari perbuatan dosa dan maksiat. Allahumma robbana taqobbal minna sholatana wa ruku’ana wa sujudana waj’al sholatana khusyu’an. Amin ya Allah..

 

Wallahu a’lam

By : Tommy Abdillah

Tentang Tim Jalan Dakwah