Monday , July 20 2026

Tausiyah senja

Assalamu’alaikum

Saudaraku seiman, Diantara manusia ada yang berprasangka buruk kepada Allah SWT terhadap perkara musibah yang menimpa dirinya. Ada yang beranggapan kesalahan dan dosa apa yang telah ia perbuat sehingga Allah SWT memberikan musibah kepada dirinya. Ada juga yang berprsangka buruk kepada Allah SWT memperlakukan dirinya secara tidak adil dengan beratnya ujian ataupun musibah yang menimpa dirinya. Maha suci Allah SWT dari segala pensifatan buruk makhluk – mahluk -Nya. Setiap perkara musibah apapun yang menimpa manusia adalah bagian dari qadha atau taqdir Allah SWT. Qadha Allah SWT bersifat mujbar atau memaksa, artinya bila Allah SWT telah berkehendak maka tidak ada satu makhluk pun yang dapat menghindarinya. Sikap seorang mukmin terhadap perkara musibah yang menimpa dirinya adalah ikhlas dan bersabar. Ikhlas dalam artian menerima dengan lapang dada setiap ketetapan dari Allah SWT serta bersabar untuk menghadapinya. Sebab tidak ada yang dapat diperbuat oleh seorang hamba untuk menolak apalagi menentang ketetapan dari Allah SWT. Ketahuilah, setiap perkara musibah apapun yang menimpa manusia baik yang ringan maupun yang berat terkandung hikmah tersirat yang kelak akan diketahui oleh manusia sendiri. Bisa jadi dengan musibah seorang hamba diangkat derajatnya oleh Allah SWT, ia semakin taat dan dekat dengan Allah SWT, ia semakin bersabar dalam menjalani kehidupan dunia yang fana ini atau Allah SWT akan mengampuni sebahagian dosa – dosa nya.

Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang muslim mendapatkan musibah, melainkan Allah akan menghapuskan dosa-dosanya, walau hanya tertusuk duri sekalipun.”(HR.Bukhari). Wallahu a’lam

By : Tommy Abdillah

Tentang Tim Jalan Dakwah