Pelajaran Hadist Hari Ini : Dari Abu Musa Al-Asy’ari r.a telah berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Qur’an seperti buah Utrujjah aromanya harum dan rasanya sedap. Dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al-Qur’an seperti buah kurma, tidak ada aromanya tapi rasanya manis.
Dan perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Qur’an seperti Raihanah aromanya wangi tapi rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur’an seperti buah hanzhal tidak ada aromanya dan rasanya pahit.(HR.Bukhari dan Muslim)
Note : Assalamu’alaikum Wr.Wb. Saudaraku seiman, Al-Qur’an adalah wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara Malaikat Jibril AS. Al-Quran diturunkan untuk menyempurnakan kitab – kitab sebelumnya yang bertujuan sebagai petunjuk hidup manusia dan pembeda antara yang haq dengan yang bathil. Al-Qur’an menjadi mukjizat bagi orang – orang yang beriman sepanjang zaman hingga hari kiamat. Al-Qur’an terbukti sebagai wahyu Allah SWT sebab Al-Qur’an bukanlah karangan ataupun karya orang – orang Arab karena orang – orang Arab tidak mampu menandinginya dan bukan pula karya Nabi Muhammad SAW karena Nabi Muhammad SAW adalah seorang yang tidak pandai membaca maupun menulis (ummi). Bukti otentik Al-Qur’an sebagai wahyu Allah SWT diantaranya adalah dilihat dari isi kandungannya yang memuat kebenaran yang tak terbantahkan hingga era modern hari ini, contoh sderhana sebelum manusia bicara proses penciptaan manusia didalam rahim Al-Quran telah menjelaskannya 14 abad yang lalu yaitu didalam Surat Al-mukminun ayat 12-15. Al-Quran terkandung ajaran mentauhidkan Allah SWT dengan tidak menyekutukannya dengan sesuatu apapun, mengkisahkan umat – umat terdahulu yang diazab oleh Allah SWT karena kufur ni’mat, berisi perintah dan larangan juga memuat tentang ancaman azab api neraka serta janji keni’matan surga. Al-Quran hingga kini tetap dijaga keasliannya oleh Allah SWT sehingga tidak ada yang dapat memalsukannya baik dengan mengalih bahasakan selain bahasa arab ataupun dengan cara menambahinya dengan 1 huruf ataupun menguranginya dengan 1 huruf saja. Al-Qur’an adalah kitab suci yang paling banyak dibaca oleh manusia setiap hari dan setiap saat. Bahkan tidak ada kitab suci yang paling banyak dihafalkan secara utuh dan menyeluruh kecuali adalah Al-Quran.
Al-Quran dapat terwujud menjadi petunjuk hidup manusia, pembeda antara yang haq dan yang bathil bila dibaca dengan benar, dipelajari kaedah bacaanya dengan ilmu tajwid, difahami maknanya melalui tafsir para ulama terdahulu dan diamalkan isi kandungannya serta dida’wahkan ditengah – tengah manusia. Sungguh besar pahala dan fadhilah bagi orang – orang yang gemar membaca Al-Qur’an, bahkan Al-Qur’an akan menjadi penolong di hari kiamat bagi orang – orang yang rajin membaca dan mengamalkannya. Semoga termasuk orang – orang mukmin yang mencintai Al-Quran yakni rajin membacanya, mempelajari kandungannya, menghafalkannya, mengamalkannya dalam segala aspek kehidupan dan menda’wahkannya. In syaa Allah..
Wallahu a’lam
By : Tommy Abdillah
Jalan Dakwah Belajar Islam Bersama