Tausiyah senja
Assalamu’alaikum
Saudaraku seiman, Semakin banyak diresapi, difikirkan dan direnungkan tentang karunia dan ni’mat Allah SWT yang diberikan kepada kita maka akan menimbulkan rasa syukur yang mendalam didalam hati. Bisa kita bayangkan mulai bangun tidur dipagi hari kita diberi kesempatan hidup, diberi petunjuk iman dan islam, diberi kesehatan, ketenangan, rezqi anak, harta, pekerjaan, bisnis yang halal dan sebagainya yang tidak dapat kita hitung satu persatu jumlahnya. Andai saja seluruh ranting pohon didunia ini dijadikan pena dan air lautan dijadikan tinta untuk menuliskan kalimat ni’mat Allah SWT maka hingga kering lautan dan habis ranting pepohonan sejauh itu ni’mat Allah tidak akan ada habisnya. Meskipun demikian terkadang manusia masih mengeluh dan tidak pernah merasa cukup dengan ni’mat yang ada. Diberi satu ingin dua, diberi 3 ingin empat dan seterusnya. Ketika manusia selalu memperturuntukan hawa nafsu dan keinginannya maka selama itu pula manusia tidak akan pernah merasa cukup dengan yang ada. Sudah saatnya bagi kita untuk belajar menjadi hamba Allah yang bersyukur dengan menempatkan sesuatu pada tempatnya/qona’ah. Sudah saatnya bagi kita untuk memprioritaskan kebutuhan dari pada keinginan sebab kebutuhan itu terbatas, sedangkan keinginan tidak ada batasnya. Bila hendak bersyukur jangan dilihat orang yang berada diatas tapi lihatlah orang – orang yang ada dibawah. Masih banyak orang lain yang kehidupannya tidak seberuntung dengan kita maka bersykurlah.
Rasulullah SAW bersabda, “Seandainya manusia memiliki lembah berisi harta, tentu ia masih menginginkan harta yang banyak semisal itu pula. Mata manusia barulah penuh jika diisi dengan tanah. Allah tentu akan menerima taubat bagi siapa saja yang ingin bertaubat.” (HR. Bukhari no. 6437).
Wallahu a’lam
By : Tommy Abdillah
Jalan Dakwah Belajar Islam Bersama