Saturday , June 20 2026

Tausiyah Senja

Assalamu’alaikum

Saudaraku seiman, Tidak ada suatu perjuangan untuk menyerukan yang ma’ruf dan mencegah yang mungkar tanpa ada rintangan maupun pengorbanan. Mulai dari manusia yang paling mulia yakni Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin para Nabi mendapatkan reaksi orang – orang kafir quraish akibat aksi da’wah Rasulullah SAW. Suatu reaksi yang dapat dikatakan tidak manusiawi dengan mencekiknya, melemparinya dengan batu hingga berdarah – darah, meletakkan kotoran hewan dikepalanya disaat sujud sholat, mengusirnya dari kota kelahirannya hingga penyiksaan dan pembunuhan para sahabat Rasulullah SAW. Hal itu semua dilakukan dalam rangka untuk membebaskan manusia menyembah makhluk agar dapat menyembah dan mentauhidkan Allah SWT serta dapat menerapkan seluruh nilai – nilai tauhid dalam seluruh aspek kehidupan manusia. Kini masa kenabian telah tiada sementara estafet aktivitas da’wah harus tetap eksis hingga hari kiamat. Aktivitas da’wah dapat diteruskan oleh orang – orang yang memahami esensi da’wah yaitu mereka yang berilmu, ikhlas, sabar dan siap menerima resiko apapun. Mereka tidak sedih atas orang – orang yang mencela, menghina, menghujat, menolak bahkan menghalang-halangi dakwahnya. Cukuplah Allah SWT sebagai tujuan dan sebaik-baik pemberi balasan.

Allah SWT berfirman, Katakanlah (hai Muhammad) : “Aku tidak meminta upah sedikit pun kepadamu atas dakwahku dan bukanlah aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan.”(QS.Shaad:86).

Wallahu a’lam

By : Tommy Abdillah

Tentang Tim Jalan Dakwah