Jumat , Oktober 23 2020

Orang Beruntung : Orang yang menghargai waktu

Tausiyah Senja

Assalamu’alaikum.

Saudaraku seiman, Pepatah Arab menyatakan bahwa waktu itu bagaikan pedang artinya barang siapa yang tidak mampu mengatur waktu dengan sebaik – baiknya maka ia akan merugi. Orang yang suka menyia-nyiakan waktu adalah orang yang tidak disiplin dan orang yang tidak disiplin sulit untuk meraih perubahan hidup baik dalam urusan dunia apalagi dalam hal urusan akhirat. Islam telah mengatur waktu bagi orang – orang mukmin sedemikian disiplinnya mulai dari sejak bangun dari tidur dipagi hari hingga hendak tidur kembali dimalam hari . Mari kita perhatikan motivasi/targhib dari hadist – hadist Rasulullah SAW tentang keutamaan orang – orang yang menunaikan sholat sunat fajar 2 rakaat lebih baik dari nilai dunia beserta isinya, orang – orang yang menanti datangnya waktu sholat fardhu akan didoakan oleh para malaikat, orang – orang yang menegakkan sholat fardhu berjama’ah dimesjid mendapatkan balasan pahala 27 derajat dibandingkan dengan orang yang sholat sendirian, orang – orang yang menempati shaft terdepan dimesjid mendapatkan balasan pahala yang berlipat ganda, orang – orang yang mendapati sholat fardhu bersama imam tidak pernah sebagai masbuq selama 40 hari akan dihindarkan dari siksa api neraka, orang – orang yang berdoa’a diantara waktu azan dan iqamat maka doanya akan dikabulkan oleh Allah SWT dan masih banyak lagi keutamaan amalan – amalan wajib maupun sunat yang lainnya. Dengan demikian orang – orang yang tidak ikut ambil bagian dari sekian banyak keutamaan amal ibadah meskipun hukumnya adalah sunat maka ia benar – benarmerugi. Sementara orang – orang yang mampu mengatur waktu hidup dan ibadahnya dengan sebaik – baiknya maka ia menjadi orang yang beruntung. Dengan bertambahnya usia maka waktu hidup manusia setiap hari semakin berkurang. Bila kita terlena dengan menyia – nyiakan waktu sungguh kita termasuk orang – orang yang merugi sebab semakin sedikit kesempatan untuk mengumpulkan bekal kehidupan akhirat. Semoga kita termasuk orang – orang yang mampu menghargai waktu.

Allah SWT berfirman,  Demi masa/waktu. Sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang – orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.(QS.Al-ashr:1-3). Wallahu a’lam

By : Tommy Abdillah
#RapatdanPawaiAkbar

 

Tentang Tommy Abdillah

Founder Majelis Ilmu Ulin Nuha, Founder Rumah Tahfidz Al-Quran Ulin Nuha Medan, Praktisi Ruqyah Syar'iyyah As-syifa' Medan, Admin Taushiyah Group Whatsapp, Penulis buku Taushiyah Group BBM, Taushiyah Senja.

Satu komentar

  1. terima kasih pak Tommy sudah diingatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *