Bismillaahirrahmaanirrahiim
Pelajaran Hadist hari Ini :
حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ الْبَهْرَانِيُّ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيَّبِ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ جَعَلَ اللَّهُ الرَّحْمَةَ مِائَةَ جُزْءٍ فَأَمْسَكَ عِنْدَهُ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ جُزْءًا وَأَنْزَلَ فِي الْأَرْضِ جُزْءًا وَاحِدًا فَمِنْ ذَلِكَ الْجُزْءِ يَتَرَاحَمُ الْخَلْقُ حَتَّى تَرْفَعَ الْفَرَسُ حَافِرَهَا عَنْ وَلَدِهَا خَشْيَةَ أَنْ تُصِيبَهُ
Artinya : Telah menceritakan kepada kami Abu al-yaman al-hakam bin nafi’ bin al-bahrani, telah mengabarkan kepada kami Sua’ib dari az-zuhri telah mengabarkan kepada kami Sa’id bin al-Musayyib bahwa Abu Hurairah berkata, saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Allah menjadikan rahmat (kasih sayang) seratus bagian, maka dipeganglah disisi-Nya sembilan puluh sembilan bagian & diturunkan-Nya satu bagian ke bumi. Dari yang satu bagian inilah seluruh makhluk berkasih sayang sesamanya, sehingga seekor kuda mengangkat kakinya karena takut anaknya akan terinjak olehnya.”(HR.Bukhari No.5541)
Note : Assalamu’alaikum Wr.Wb. Saudaraku seiman, Segala puji hanyalah milik Allah SWT. Shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Rasulullah Muhammad SAW, para keluarganya, sahabat – sahabatnya dan ummatnya yang istiqomah diatas sunnahnya hingga hari kiamat.
Mengenal dan mengimani nama – nama dan sifat – sifat Allah SWT yang mulia adalah kewajiban bagi seorang mukmin. Salah satu nama dan sifat Allah SWT yang mulia adalah Ar-rahman dan Ar-rahim. Mengenal Allah dan memahami nama – nama dan sifat – sifat Allah SWT akan menambah kecintaan hamba kepada Rabb-nya, akan membuat seorang hamba semakin mengagungkan dan membesarkan-Nya. Kata Ar-rahman diambil dari kata Ar-rahmah yang artinya belas kasihan, yaitu suatu sifat yang menimbulkan perbuatan memberi nikmat dan karunia. Jadi kata Ar-rahman itu adalah: yang berbuat/memberi ni’mat dan karunia yang banyak.
Sedangkan kata Ar-rahim juga diambil dari kata Ar-rahmah dan arti Rahim adalah: Orang yang mempunyai sifat belas kasihan dan sifat itu tetap padanya selama – lamanya.
Maka Ar-Rahman Ar-Rahim (Arrahmanirrahim) itu maksudnya adalah : Tuhan itu telah memberi nikmat yang banyak dengan murah-Nya dan telah melimpahkan karunia yang tidak terhingga karena Dia adalah bersifat belas kasihan kepada makhluk-Nya dan oleh karena sifat belas kasihan itu adalah suatu sifat yang tetap pada-Nya maka nikmat dan karunia Allah itu tidak ada putus – putusnya.
Dengan demikian maka kata -kata Ar-rahman dan Ar-rahim itu kedua – duanya adalah diperlukan dalam susunan ini karena masing – masing mempunyai arti yang khusus.(Ref : Tafsir Ibnu Katsir jilid I Surat Al-fatihah).
Sabab wurud al-hadist diatas dengan konteks yang sama dengan riwayat Imam Ahmad bin Hanbal dari hadis Jundub. Dalam riwayat tersebut dikisahkan bahwa datang seorang Arab baduwi kemudian turun dari kendaraannya lalu dia pun mengikat kendaraannya tersebut kemudian shalat dibelakang Rasulullah SAW, setelah Rasulullah SAW menyelesaikan shalatnya, orang tersebut menuju ke kendaraannya melepaskan ikatannya dan menaikinya sembari berdo’a: Ya Allah rahmatilah aku dan Muhammad dan jangan Engkau mengikutkan seorang pun antara kami dalam rahmatmu yang Engkau berikan kepada kami. Kemudian Rasulullah SAW berkata: Apakah kalian akan mengatakan bahwa orang ini yang sesat atau tunggangannya? Tidakkah kalian mendengarkan apa yg dikatakannya (dalam do’anya tsb)? Mrk (para sahabat) menjawab: Ya (kami mendengarkannya) kalian telah diperingatkan (untuk berhati-hati) rahmat Allah SWT sangat luas, sesungguhnya Allah SWT menciptakan 100 rahmat, kemudian Allah menurunkan satu rahmat yang dengannya para makhluk saling berinteraksi baik (dari kalangan) jin, manusia, maupun binatang dan pada sisi-Nya (tersisa) 99 rahmat. Apakah kalian akan mengatakan orang tersebut lebih sesat atau tunggangannya?.
Kemudian apakah ada perbedaan antara nama Allah SWT Ar-Rahman dengan Ar-Rahim? Tentu ada sisi perbedaannya karena setiap nama punya makna yang khusus. Berikut ini penjelasan sebagian ulama tentang perbedaan diantara keduanya. Al-Arzami mengatakan: Ar-rahman artinya yang Maha Pengasih terhadap seluruh makhluk, sedangkan Ar-rahim artinya yang Maha Pengasih terhadap kaum mukminin.(Tafsir Ibnu Jarir Ath-Thabari, Tafsir Basmalah). Manusia sebagai makhluk Allah SWT memiliki rasa belas kasih dan sayang sebagaimana orang tua sayang kepada anak – anak nya atau anak – anak sayang kepada kedua orang tuanya akan tapi kasih sayang Allah SWT jauh melebihi kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Rasulullah SAW bersabda, Sesungguhnya Allah lebih sayang kepada hamba-Nya, melebihi sayangnya ibu ini kepada anaknya.(HR.Bukhari & Muslim).
Wujud rasa kasih sayang juga tampak dari ikatan ukhwah Islam diantara orang – orang beriman, dimana bila tidak tampak kasih sayang itu diantara mereka maka belumlah sempurna keimanannya. Rasulullah SAW bersabda, “Tidak sempurna keimanan seseorang dari kalian, sebelum ia mencintai saudaranya (sesama muslim) sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.”(HR.Buhkari). Semoga rahmat Allah ta’ala senantiasa tercurahkan kepada orang – orang yang beriman sehingga diantara mereka senantiasa berkasih sayang dan dijauhkan dari permusuhan serta perpecahan.
Wallahu a’lam
By : Tommy Abdillah
Mari bergabung dgn Group Tausiyah WA & BBM. Invite WA 081364815366, PIN BBM 51D6D2F2.
Jalan Dakwah Belajar Islam Bersama