Warning: DOMDocument::loadXML() [domdocument.loadxml]: Start tag expected, '<' not found in Entity, line: 1 in /home/jalandakwah/public_html/wp-content/plugins/premium-seo-pack/modules/title_meta_format/init.social.php on line 481
Kamis , Desember 14 2017
Beranda » Ustad Menjawab » Robi Kurniawan » Hukum menamakan anak dengan “Muhammad, Abdullah, dan Ibrahim”

Hukum menamakan anak dengan “Muhammad, Abdullah, dan Ibrahim”

Anak adalah anugrah yang terindah. Ssehingga ketika terlahir, orang tuapun sibuk mencari nama-nama yang bagus untuk anak mereka.Bagaimana hukumnya menamakan anak dengan Muhammad?

Menurut fatwa Syaikh Ibrahim bin Amir Ar Ruhaili hafizahullah (Guru pasca sarjana jurusan Akidah di Universitas Islam Madinah dan pengajar tetap di Masjid Nabawi):

Tentu saja tidak diragukan lagi, termasuk tanda kecintaan kepada Nabi yang mulia shallallahu’alaihiwasallam, termasuk di dalamnya adalah menamai anak-anak kita dengan nama beliau. Oleh karenanya, menamai anak dengan nama Nabi Muhammad shallallahu’alaihiwasallam, termasuk ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah ‘azzawajalla.

Jadi nama putra kita sama dengan nama (orang yang paling kita cintai dan agungkan); Nabi shallallahu’alaihiwasallam.

Dan tentu saja, memberi nama anak, dengan nama orang-orang sholih, adalah bagian dari harapan kebaikan terhadap anak keturunan kita.

Nabi shallallahu’alaihiwasallam juga menamai putranya dengan nama Ibrahim; Nama ayah beliau (ayahnya para Nabi. pent) dan nama kekasih Allah. Maka dalam hal ini, kita meneledani Nabi kita shallallahu’alaihiwasallam, dengan menjadikan nama beliau, sebagai nama untuk anak kita.

Karena menamai anak dengan nama para Nabi dan orang-orang sholih; seperti Abdulloh, Abdurrahman,  dan nama-nama penghambaan kepada Allah lainnya, termasuk perkara yang di dalamnya terkandung banyak kebaikan. Diharapkan dengan menamai anak dengan nama-nama tersebut, semoga anak menjadi insan yang sholih. InsyaAllah; dengan izin Allah, nama tersebut akan memberi pengaruh yang baik terhadap putra kita.

Tentang Robi Kurniawan

Born in Payakumbuh, 11 juni 1978. First Graduated in IAIN Imam Bonjol Padang on 2001 Arabic Literature Program. Post Graduated in Islamic Amir Abdel Kader University in Constantine-Algirs (Aljazair)scholarship from Islamic Affairs Department, now Kemenag on 2005 concentrated at Islamic Law (syaria’ah) Studies. Recently, Freetime, Da’i (speecher) or Muballigh Batam City and English Mentor in Primagama Batam Centre Group, Arabic Tentor In Islamic Fondation Hang Tuah, Batam.